Cara saya mengisi waktu liburan

tumblr_mp0p2iRbLI1rjzbk4o1_500

Haii, minna-san!
Kali ini saya kembali ingin share about cara saya..
Berhubung sedang liburan, jadi saya posting mengenai kegiatan apa saja sih yang dilakuin selama liburan. Apalagi libur akhir semester sampai lebaran.

Tahun lalu liburan saya agak terganggu karena jadi panitia OSPEK. Tapi, saat itu saya masih bisa baca beberapa novel sih. Kalau untuk belajar bahasa inggris dan korea masih belum bisa dirampungin. Apalagi nulis -_-

Sebaliknya, tahun ini saya lebih banyak free time. Jadi, waktu untuk baca, nulis, nonton, belajar bahasa inggris dan korea (hangul) bisa dilaksanakan semua. Malahan, kali ini bertambah satu bahasa yang saya pelajari, yaitu jepang (dengan huruf katakana, hiragana, dan kanji) fuuuuh

Selain itu, liburan kali ini saya juga bisa puas bloging, entah itu posting di blog buku ataupun blog freedom ini. Bahkan, bacaanku juga sekarang nambah banyak. Tahun ini saja reading challenge 2013 saya targetnya 50 buku, ditambah event reading challenge yang digelar beberapa blogger BBI yang saya ikuti. Contohnya seperti master post yang ada diblog buku saya ini dan ini.

Sekarang pun, waktu sketching saya lebih banyak. Karena biasanya kalau saya jenuh dan malas untuk menulis, membaca, blogging, belajar multilingual language, saya akan menggambar. Kalau sudah menggambar itu rasanya perasaan lega banget, unek-unek lepas, kepenatan otak tersalurkan 😀

Yak, inilah buku sketsa saya, yang selama ini selalu menemani^^

Boring banget dong di rumah terus?
Enggak kok. Saya juga suka pergi main keluar. Entah itu cuma ke rumah teman dekat, tetangga rumah, atau hunting buku dan shopping ke mall. Kalau ada budget gede bisa liburan keluar kota (travelling) /tsah.

Gimana cara bagi waktunya tuh? Padat banget, jadwalnya melebihi artis.
Hi-hi. Kata siapa padet. Nyantai kok. Nah, lagi-lagi saya tekankan nih.. yang namanya pekerjaan didasarkan hobby jatuhnya jadi asyik, serius!! Makanya, coba deh cari passion mu. Biar hidup juga gak disia-siain untuk hal yang sebenarnya gak kita suka. Be yourself!!

Nah, segitu sih cara saya berlibur. Produktifkan? Dan karena hobby, ngejalaninnya juga enjoy 😀

Jangan segan buat komen ya 😉

(cr photo: imgfave)

Cara saya mendapat buku gratis

large_11

1. Follow banyak penerbit dan penulis/fansclub penulisnya
Biasanya kalau sudah musim novel-novel yang baru terbit, penerbit dan penulis sangat gencar melakukan promosi. Agar lebih menarik biasanya diadakan kuis. Kuisnya fleksible jadi tidak melulu sama. Hanya faktor keberuntungan yang menurutku bisa mendapatkan buku gratis, karena hampir 80% nya buku secara gratis yang dibagikan dipilih pemenangnya secara acak oleh komputer. Jadi banyak-banyaklah berdoa dan berbuat baik.

2. Membuat Resensi

Yang suka buat resensi sering-sering kirim resensinya ke sebuah website yang memang sedang mengadakan kuis tersebut, sebut saja yes24 misalnya, tiap minggu selalu ngasih buku gratis dengan nominal harga maksimal Rp 100.000, bisa pilih buku apa aja kalau menang. Yang penting harga maksimalnya segitu. Kalau resensinya bagus ya akan menang. Jadi, banyak-banyak berlatih meresensi.

3. Jadi member klub buku

Kalau aku sih member BBI, maksudnya sama aja dengan klub buku. Kita adalah perkumpulan yang cinta buku dan rajin untuk meresensinya (bisa dibilang kita adalah resensator), jadi setiap buku yang sudah dibaca.. ya diresensi. Gimana caranya dapat buku gratis? Mudah aja, member BBI sering ngadain kuis. Tapi, ada yang lebih menarik dari itu. Kepercayaan dari Penerbit. Yak, penerbit akan dengan suka rela memberikan buku-bukunya yang terbaru maupun terlama pada member BBI. Mengapa bisa seperti itu? Karena status kami yang jelas. Blog Buku Indonesia yang makanan sehari-harinya meresensi, jadi bisa dibilang penerbit mempercayakan pada BBI bahwa resensinya memberikan pengaruh yang besar bagi pembaca yang akan membeli novel tersebut atau tidak.

4. Pinjam ke teman
Kalau poin yang ini sih gak mungkin bisa jadi milik pribadi karena hanya bersifat pinjaman. Tapi untungnya besar karena dapat pinjaman buku dan biasanya gak cuma satu buku yang dipinjamin tapi kurang lebih sepuluh. Bayangkan sepuluh buku. Wow bangetkan? hehe Bagaimana seseorang bisa percaya ngasih pinjam sebanyak itu coba? Itu karena kita sama-sama member BBI, sudah tahu kalau kita sama-sama bookish (pecinta buku), dan selalu meresensi buku yang sudah dibaca. Dari situlah kita gak segan-segan memberikan pinjaman buku sebanyak itu.

5. Harus berbagi satu sama lain

Ada istilah, lebih baik tangan diatas daripada tangan dibawah. Jadi, intinya sih saat kamu baca judulnya, jangan mikir “ngemis banget sih”, sama sekali enggak gitu. Berbagi satu sama lain, begitu pun sebaliknya, gak ada yang salah. Sangat bagus bisa saling membantu.

Sekian cara saya, semoga bermanfaat : )

Jangan segan buat kasih komentar ^^

(cr photo: weheartit)

Tips hunting buku

large_5
Kali ini aku mau posting sesuatu yang berhubungan dengan hoby ku-hunting buku. Akhir-akhir ini aku suka kurang puas dengan perburuan buku yang ku pengin. Tahu gak dampak ketidakpuasaan hunting itu adalah bikin perasaan gak tenang, kepikiran terus. haha sampe segitunya aku addicted sama buku. Pokoknya kesiksa banget hati dan pikiran kalau ngomongin buku yang disuka eh tapi aku sendiri gak bisa mendapatkannya. Nah, biar kita sebagai pembaca gak sampai gigit jari dan meras-meras kepala sepertiku. Ada baiknya baca tips yang saya buat berdasarkan pengalaman. Ya, sharinglah biar unek-unek ku juga lepas dan kita sama-sama bisa diingatkan kembali sebelum hunting buku.
1. Siapkan daftar buku apa saja yang mau dibeli
Kita bisa browsing di internet tentang buku yang memang pengin kita beli. Sekarang sudah banyak kok blog-blog buku seperti blog khusus resensi buku, online store yang menjual buku juga ada dan bahkan promosi dari penerbitnya sendiri pun sudah umum dilalukan baik melalui media sosial ataupn websitenya langsung, jadi kita bisa tahu kelebihan buku yang sedang kita cari tersebut.
2. Siapkan budget
Ini penting nih. Karena di toko buku itu banyak hal yang tak terduga. Jadi ya jangan bawa uang pas, di dalam toko buku itu kan gak cuma sekedar buku-buku yang kita penginkan aja yang ada, tapi semua jenis buku ada, entah itu fiksi maupun nonfiksi. So, siap-siap gatel pengin beli buku lain diluar rencana list kita. Yang udah kita kepengin eh malah ga jadi beli. *pengalaman makanya siap-siapin budget tambahan.
3. Pergi sendiri atau bareng keluarga/teman/pacar?
Nah, bagian ini nih yang menurutku agak sensitif. Coba deh bayangin gimana serunya bisa belanja bu bareng keluarga/teman/pacar. Apalagi kalau dia juga suka buku. Kita bisa saling berbagi pendapat tentang buku yang pengin dibeli. Baguskan?!
Tapi gimana kalau sebaliknya? Orang yang kita ajak itu ternyata gak terlalu suka buku. Yah, jadi selama ini dia cuma sekedar ikut-ikutan doang. Kalau sudah puncaknya, satu jam deh misal kita udah muter-muter tapi belum dapat buku yang disuka, temen kita mulai kelihatan bete, udah megang-megangin lutut saking pegelnya nguntitin kita. Terus gak enak dong kita yang dianter tep asik nyari buky sememtara temen kita sengsara. Dari gak keenakkan itu, kita jadi buru-buru milih deh. Alhasil gak dapat buku yang memang benar-benar dicari. Malah jadi salah beli buku. Nyeselkan? mending pergi sendiri deh kalau judulnya gitu..
Segitulah kira-kira tiga tips yang mebuutku penting banget. Gimana menurut kalian, mungkin ada mau menambahkan boleh kasih komentar 🙂

(photo: weheartit.com)