Reuni


Rasanya baru kemarin seragam putih abu melekat di badan.
Rasanya baru krin duduk di kursi dan menopang kedua tangan di meja dari pagi hingga siang.
Rasanya baru kemarin berkutat dengan buku tulis dan LKS.
Rasanya baru kemarin dididik seorang guru.
Rasanya baru krin berkawan dengan teman sekelas dan seluruh murid sekolah.
Ya, Sekolah Menengah Atas.
Banyak sekali kenangan yang indah dibandingkan perasaan gundah.

Aku meninggalkan bangku SMA di tahun 2009. Seperti baru kemarin saja, nyatanya sudah empat tahun yang lalu. Perasaan rind iu sangatlah meletup-letup bagai bongkahan arang dalam api yang menyala-nyala. Dapat mereda jika bertemu air.
Seperti hari minggu kemarin, tanggal 11/08/2013. Rencana yng sudah disepakati sebelumnya lewat whatsapp x-5 community. Kami berencana untuk mengadakan reuni, meski ganya bersifat main (tidak seformal reuni yang kompak dan hadir semua) karena hanya beberapa yang bisa ikut.
Berenam termasuk aku. Meski hanya berenam tapi suasana menyenangkan tetap terasa. Dimulai pukul sebelas siang kami bertemu di rumah Yati di Nanggerang.

Obrolan ringan, candaan dan tawa saat mengenang masa-masa kelas sepuluh SMA. Mengabsen siapa saja yang diingat, “sekarang dia dimana ya?” “dia sekarang begini ya” “dulu dia begini” “siapa yang sudah menikah lebih dulu” “kulaih atau kerja dimana sekarang”.

Kami menceritakan pengalaman masing-masing selama empat tahun terakhir tidak bertemu, “banyak hal-hal yang terduga atau bahkan tidak terduga. Tak ada yang banyak berubah atau sebenarnya banyak yang berubah. Tapi setidaknya kami berenam bisa berkumpul disini, menguatkan bukti kami tidak sepenuhnya berubah (ada ingatan bahwa kita semua berkawan). Rasanya tak ada yang lebih indah selain berkumpul seperti ini dengan teman-teman SMA. Rasanya igin seperti ini terus, berkumpul dengan mereka, bermain dan belajar bersama mereka seperti saat SMA dulu.

Namun, masa lalu tidak mungkin terulang, yang ada hanya melanjutkan dan atau memperbaharui.
Mendengar cerita Yati, Putri, dan Umi yang sudah bekerja. Atau Euis yang sudah selesai sidang dan bulan ini segera wisuda. Lalu Gea yang masih kuliah sama.sepertiku–membuat aku sendiri menggebu-gebu ingin cepat-cepat meraih cita-cita dan kesuksesan. Meskipun aku masih duduk di bangku kuliah karena mengambil angkatan 2010 lantaran keluar daei kampus lama. Tapi, itu semua tidak menyurutkanku untuk berhenti berharap. Masih kuliah bukan berarti tidak bisa bekerja atau menggapai cita-cita.Tak perlu harus menunggu lulus, jika aku mau dan yakin bisa, aku pasti bisa mencapai impianku.

Semoga reuni ini menjadi cikal ada reuni selanjutnya, entah tahun depan atau mugkin dalam dekat ini lagi…
Yang terpenting jangan sampai hilang komunikasi… Ingat hal-hal baik saat bersama-sama mereka, bahwasannya hidup tidak akaan pernah lepas dari ketergantungan, termasuk ketergantungan teman (silaturahmi). Karena tanpa itu kita bukan siapa-siapa di bumi ini.
Silaturahmi memang menyehatkan, memperpanjang umur dan rejeki 🙂
Semoga tali silaturahmi kita tidak pernah terputus meski dibentangkan jarak yang jauh. Aamiin 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s